AGA KAREBA TAURUNGKA ?

Artikel Selamat Datang Generasi Beta Kota Makassar

Halaman Sebelumnya
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
image

Selamat Datang Generasi Beta Kota Makassar

Tahun 2025 menjadi awal baru bagi dunia, dengan hadirnya Generasi Beta, kelompok anak-anak yang lahir dari tahun 2025 hingga 2039. Mereka adalah generasi pertama yang akan tumbuh di era teknologi paling canggih dalam sejarah manusia. Sebagai penerus Generasi Alpha, Generasi Beta diprediksi akan hidup dalam dunia yang sepenuhnya terhubung secara digital, dengan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, dan teknologi imersif sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Generasi Beta diperkirakan mencakup 16 persen populasi global, dan sebagian besar berasal dari keluarga milenial muda serta generasi Z yang lebih tua. Mereka tidak hanya akan hidup dengan teknologi transportasi otonom dan perangkat kesehatan yang dapat dikenakan, tetapi juga menjadikan lingkungan virtual sebagai standar baru dalam belajar, bekerja, dan bermain. Bayangkan generasi yang bangun tidur dengan bantuan AI, belajar dengan teknologi virtual reality (VR), dan menggunakan perangkat otomatis untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari.

Namun, Generasi Beta juga menghadapi tantangan yang tak kalah besar. Di tengah tren global 'childfree', populasi mereka kemungkinan lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka akan tumbuh dalam keluarga kecil dengan lebih sedikit anggota keluarga besar, seperti paman, bibi, atau sepupu. Selain itu, masalah besar seperti perubahan iklim, urbanisasi yang cepat, dan pergeseran populasi global akan menjadi tanggung jawab yang harus mereka pikul. Dunia melihat Generasi Beta bukan hanya sebagai penerima warisan, tetapi sebagai pemecah masalah global.

Sebagai kota yang sedang berkembang, Makassar tidak ketinggalan dalam mempersiapkan generasi ini. Program-program inovatif seperti Smart Milenial dan inisiatif berbasis teknologi telah dirancang untuk membekali Generasi Beta dengan keterampilan yang diperlukan di masa depan. Pola asuh mereka juga akan berfokus pada adaptasi, kesadaran global, dan inovasi. Anak-anak ini didorong untuk tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi menciptakan solusi untuk tantangan besar yang mereka hadapi.

Generasi Beta bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana mereka akan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan perubahan positif. Mereka akan menjadi generasi pertama yang benar-benar global, dengan pola pikir kolaboratif yang berorientasi pada keberlanjutan. Mereka adalah simbol harapan dan inovasi, generasi yang siap menghadapi dunia baru dengan tantangan dan peluang yang belum pernah ada sebelumnya.